Blog KHOIRUL UMAM, LINK : MAPENDA JATIM, PENDMA KAB. MALANG, PAIS KAB. MALANG, PENDMA DAN PAIS KAB. KEDIRI, KEMENAG PUSAT, PGRI, UIN MALANG,etc.

Jumat, 23 November 2012

Pengawas dan Siswa-siswi SD

  • Menjadi Pengawas PAI atau Madrasah, seharusnya tidak hanya berhubungan dengan Guru atau Kepala Madrasah saja, melainkan "penting" juga untuk berinteraksi dengan siswa-siswinya.
  • Interaksi itu besar guna faedahnya. Bagi siswa, pengawas merupakan sosok penting. Bagaimana tidak, pengawas adalah atasannya guru, gurunya guru, bahkan disebut "Mbahe Guru". Petuah yang disampaikan pengawas akan benar-benar disimpan dalam hati para siswa. Kehadirannya yang sesekali, mendapatkan ruang tersendiri di hati mereka.
  • Oleh karena itu, seyogyanya pengawas meluangkan sedikit waktunya untuk berinteraksi dengan para siswa secara langsung, sebagaimana gambar di atas. Nampak di situ tidak adanya batas antara pengawas dan siswa. Mereka begitu serius mendengarkan penjelasan pak pengawas yang sedang mengevaluasi kegiatan mereka. Hal itu bisa dilakukan di masjid, sebagaimana contoh, mendekatkan anak pada tempat ibadahnya. Bagaimana hikmah sholat yang dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar, dapat membantu pembentukan karakter siswa menjadi siswa-siswi berbudi pekerti luhur, berakhlaqul karimah, hormat pada guru dan orang tua dsb.
  • Dengan demikian, kehadiran pengawas akan sangat bermanfaat bagi sekolah, guru, kepala, serta seluruh warga sekolah. Pengawas dapat mengetahui secara langsung kualitas peserta didik, bukan hanya dari laporan kepala atau guru, hingga andaikata ada yang memanipulasi data, kondisi, semuanya dapat dihindari.
Poskan Komentar